Tampilkan postingan dengan label Pilot Test DCE. Tampilkan semua postingan

Pilot Test DCE Kader Sitirejo

0 Comments
Pilot test Discrete Choice Experiment (DCE) di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, diselenggarakan pada hari Rabu (04/03/2020). Pilot test ini merupakan pelaksanaan pilot test yang kelima setelah Pilot Test DCE Kader Sepanjang.
Implementasi pilot test ini sudah diagendakan semenjak pertemuan Tim SMARThealth dengan perawat Eva Fatmawati, S.Kep. Ners dari Ponkesdes Mutiara Bunda Sitirejo pada hari Sabtu (15/02/2020). Namun karena perawat Eva masih sibuk dengan pekerjaan keperawatannya, maka pilot test ini baru bisa dilaksanakan pada hari ini.

Kader Sitirejo

Bertempat di gedung Ponkesdes Mutiara Bunda, pilot test DCE ini dihadiri oleh 15 kader yang berasal dari lima dusun yang ada di Desa Sitirejo. Akan tetapi sayangnya, dari jumlah kader yang hadir tersebut, sebanyak delapan kader tidak bisa mengikuti wawancara dalam pilot test tersebut karena mereka umumnya baru bergabung dalam kader. Jadi, dalam pelaksanaan pilot test tersebut yang berhasil diwawancarai adalah sebanyak tujuh orang kader.

Paparan perihal DCE for Kaders

Pelaksanaan pilot test yang digawangi oleh Budiarto Eko Kusumo ini, diawali dengan silaturahmi dari Tim SMARThealth dengan kader yang hadir, dan diteruskan dengan foto bersama terlebih dahulu. Kemudian barulah dimulai wawancara DCE terhadap kader oleh tiga personil Tim SMARThealth yang telah disiapkan, yaitu Dasriyamto, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, dan Elmi Kamilah.
Dalam silaturahmi ini menyedot waktu hampir satu jam lamanya, mengingat keingintahuan kader maupun Ponkesdes perihal pilot test DCE ini. Semangat dan antusias kader akan pilot test DCE ini merupakan sesuatu yang lumrah, karena pada umumnya dengan sesuatu hal yang baru mereka tertarik untuk mengetahuinya.
Pilot test yang dimulai pada pukul 09.30 WIB ini berakhir ketika masuk Dhuhur. Tim SMARThealth kemudian berpamitan dengan perawat Eva dan sejumlah kader yang masih ada di Ponkesdes. *** [040320]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Pilot Test DCE Kader Sepanjang

0 Comments
Pelaksanaan pilot test Discrete Choice Experiment (DCE) di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dilaksanakan pada hari Kamis (20/02/2020). Pilot test ini merupakan pilot test DCE yang keempat, setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Jogomulyan, Desa Bangelan, dan Kelurahan Kepanjen
Implementasi pilot test di Kelurahan Kepanjen dan Desa Sepanjang bisa dikatakan mudah ketimbang desa-desa lainnya yang belum tersentuh program SMARThealth. Hal ini dikarenakan telah terjalin komunikasi secara kontinyu dengan para kadernya. Sementara untuk yang belum terjamah oleh program SMARThealth, Tim SMARThealth minimal harus mengunjungi selama dua kali. Tidak bisa saat itu juga, pilot test digelar di desa tersebut. Seperti misalnya, Program Coordinator telah mengunjungi Ponkesdes Sekarpuro (Kec. Pakis) pada hari Kamis (13/02/2020), dan baru bisa dikumpulkan pada hari Selasa (25/02/2020). Begitu pula halnya dengan kader Sitirejo (Kec. Wagir), Program Coordinator telah mengunjungi pada hari Sabtu (15/02/2020). Perawat Eva Fatmawati, S.Kep. Ners akan mempertemukan dengan kader-kadernya pada hari Rabu (26/02/2020).

Kader Sepanjang

Acara pilot test ini bisa maju dua jam dari yang telah direncanakan oleh Tim SMARThealth. Semula akan diadakan pada pukul 15.00 WIB, akan tetapi para kader menginginkan setelah sholat dhuhur dan kuota wawancara pun terpenuhi yaitu sebanyak 16 kader Sepanjang hadir dan berpartisipasi dalam pilot test tersebut.
Seperti sebelumnya, Tim SMARThealth yang digawangi oleh Budiarto Eko Kusumo (Program Coordinator) mengawalinya dengan mengutarakan maksud dan tujuan dari pilot test ini. Setelah para kader paham, dilanjutkan dengan pelaksanaan wawancara pilot test. Ada tiga personil yang disiapkan untuk melakukan wawancara, yaitu Dasriyamto, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, dan Elmi Kamilah.

Penjelasan Koordinator Program tentang DCE Kader

Setelah Program Coordinator mempersilakan personil yang akan melakukan wawancara mempersiapkan diri di mejanya masing-masing, kemudian ia pun akan mengatur para kader dan memanggil satu per satu secara bergiliran untuk wawancara dengan personil yang telah disiapkan.
Bertempat di salah satu ruang guru Taman Posyandu PAUD/KB Cempaka yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 111 Dusun Krajan, Desa Sepanjang, kader-kader Sepanjang dengan antusias mengikuti kegiatan pilot test DCE. Acara yang dimulai pada pukul 12.25 WIB, berakhir pada pukul 13.39 WIB dengan mewancarai 12 orang kader.

Mengantri dipanggil untuk wawancara

Setelah itu datang lagi dua orang kader untuk berpartisipasi dalam pilot test DCE. Kedua orang itu langsung dipersilakan memasuki ruangan untuk diwawancarai. Sampai menjelang pukul 14.00 WIB, jumlah kader yang berhasil diwawancarai sebanyak 14 orang kader.
Kemudian ada satu kader yang dikunjungi ke rumahnya lantaran ia sedang menunggui cucunya yang masih mungil. Kebetulan rumahnya berdekatan dengan lokasi diselenggarakannya pilot test tersebut. Wawancara yang dilakukan oleh Elmi Kamilah berakhir pada pukul 14.06 WIB.
Di saat Tim SMARThealth berkemas untuk undur diri, datanglah satu orang kader lagi. Kader tersebut dilayani wawancara oleh Dasriyamto, dan berakhir pada pukul 14.38 WIB. Hal ini sekaligus mengakhiri proses pilot test DCE pada hari itu, dan kemudian Tim SMARThealth berpamitan kepada para kader Sepanjang yang masih tersisa di lokasi pilot test tersebut. *** [200220]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Pilot Test DCE Kader Jogomulyan

0 Comments
Pelaksanaan pilot test Discrete Choice Experiment (DCE) yang pertama, dilakukan di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, pada Senin (20/01/2020). Acara ini diawali dengan perkenalan terlebih dahulu dengan kader dan diteruskan dengan mengutarakan maksud dan tujuan dari pilot test DCE ini, yang diwakili oleh Dasriyamto, salah seorang anggota Tim SMARThealth.
Tampak hadir dalam pilot test DCE adalah 10 orang kader dari Desa Jogomulyan, 2 orang petugas kesehatan dari Ponkesdes Jogomulyan, yakni perawat Number Eva dan bidan Atik Mujirahayu. Sedangkan dari Tim SMARThealth diikuti 2 orang anggota Tim SMARThealth, yaitu Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo dan Elmi Kamilah.

Foto: Perkenalan dan Penjelasan DCE ke Kader Jogomulyan

Acara ini terselenggara setelah lima hari sebelumnya, Tim SMARThealth yang dipimpin oleh Budiarto Eko Kusumo (Koordinator Program) yang dibonceng oleh Dasriyamto melakukan kunjungan ke desa tersebut. Dalam kunjungan itu, selain bersilaturahmi dengan perangkat desa maupun Ponkesdes Jogomulyan, juga sebagai langkah pengenalan lapangan mengingat Desa Jogomulyan masuk dalam daftar rencana replikasi program SMARThealth yang akan digelar di Kabupaten Malang dalam 5 tahun ke depan.
Dalam silaturahmi itu, Koordinator Program menjelaskan maksud dan tujuan dari pilot test kepada petugas kesehatan dari Ponkesdes Jogomulyan dan sejumlah perangkat desa. Setelah itu bidan Atik Mujirahayu menyanggupi untuk mengumpulkan 10 kader guna implementasi pilot test DCE terhadap kader Jogomulyan.

Foto: Interviewer Tim SMARThealth mewancarai satu per satu kader

Sesuai yang dijanjikan, akhirnya diputuskan untuk melakukan pilot test pada tanggal 28 Januari 2020 setelah bidan tersebut berdiskusi dengan perawat setempat. Dalam DCE ini, kader di Kabupaten Malang pada umumnya, dan di Desa Jogomulyan pada khususnya, diharapkan menjawab pertanyaan tentang kecenderungan atau kesukaan terkait pekerjaan mereka sebagai kader. Kondisi kerja seperti apa yang paling penting bagi kader. Ini menyangkut masalah preferensi kader dalam menjalankan aktivitas kekaderannya.
Anggota Tim SMARThealth yang bertugas untuk melakukan wawancara terhadap kader adalah Dasriyamto, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo dan Elmi Kamilah. Mereka dibekali dengan 12 showcard untuk masing-masing blok (Blok 1 maupun Blok 2). Showcard digunakan untuk membantu mempermudah kader dalam menentukan jawaban dari beberapa paket pekerjaan yang ada dalam pertanyaan tersebut.
Ketiga anggota Tim SMARThealth berangkat dari Sekretariat SMARThealth pada pukul 08.00 WIB, sedangkan Koordinator Progam tidak bisa mendampingi karena harus menyelesaikan pembuatan modul untuk replikasi. Kurang lebih 1,5 jam perjalanan, mereka tiba di pendopo Balai Desa Jogomulyan yang menjadi lokasi pelaksanaan uji instrumen kuesioner DCE.
Sekitar 1 jam berjalan, selesailah proses wawancara dengan kader, dan mereka pun kemudian pamit undur diri untuk kembali ke Sekretariat lagi. *** [200120]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »