Tampilkan postingan dengan label Kader Desa Sepanjang. Tampilkan semua postingan

Pilot Test DCE Kader Sepanjang

0 Comments
Pelaksanaan pilot test Discrete Choice Experiment (DCE) di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dilaksanakan pada hari Kamis (20/02/2020). Pilot test ini merupakan pilot test DCE yang keempat, setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Jogomulyan, Desa Bangelan, dan Kelurahan Kepanjen
Implementasi pilot test di Kelurahan Kepanjen dan Desa Sepanjang bisa dikatakan mudah ketimbang desa-desa lainnya yang belum tersentuh program SMARThealth. Hal ini dikarenakan telah terjalin komunikasi secara kontinyu dengan para kadernya. Sementara untuk yang belum terjamah oleh program SMARThealth, Tim SMARThealth minimal harus mengunjungi selama dua kali. Tidak bisa saat itu juga, pilot test digelar di desa tersebut. Seperti misalnya, Program Coordinator telah mengunjungi Ponkesdes Sekarpuro (Kec. Pakis) pada hari Kamis (13/02/2020), dan baru bisa dikumpulkan pada hari Selasa (25/02/2020). Begitu pula halnya dengan kader Sitirejo (Kec. Wagir), Program Coordinator telah mengunjungi pada hari Sabtu (15/02/2020). Perawat Eva Fatmawati, S.Kep. Ners akan mempertemukan dengan kader-kadernya pada hari Rabu (26/02/2020).

Kader Sepanjang

Acara pilot test ini bisa maju dua jam dari yang telah direncanakan oleh Tim SMARThealth. Semula akan diadakan pada pukul 15.00 WIB, akan tetapi para kader menginginkan setelah sholat dhuhur dan kuota wawancara pun terpenuhi yaitu sebanyak 16 kader Sepanjang hadir dan berpartisipasi dalam pilot test tersebut.
Seperti sebelumnya, Tim SMARThealth yang digawangi oleh Budiarto Eko Kusumo (Program Coordinator) mengawalinya dengan mengutarakan maksud dan tujuan dari pilot test ini. Setelah para kader paham, dilanjutkan dengan pelaksanaan wawancara pilot test. Ada tiga personil yang disiapkan untuk melakukan wawancara, yaitu Dasriyamto, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, dan Elmi Kamilah.

Penjelasan Koordinator Program tentang DCE Kader

Setelah Program Coordinator mempersilakan personil yang akan melakukan wawancara mempersiapkan diri di mejanya masing-masing, kemudian ia pun akan mengatur para kader dan memanggil satu per satu secara bergiliran untuk wawancara dengan personil yang telah disiapkan.
Bertempat di salah satu ruang guru Taman Posyandu PAUD/KB Cempaka yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 111 Dusun Krajan, Desa Sepanjang, kader-kader Sepanjang dengan antusias mengikuti kegiatan pilot test DCE. Acara yang dimulai pada pukul 12.25 WIB, berakhir pada pukul 13.39 WIB dengan mewancarai 12 orang kader.

Mengantri dipanggil untuk wawancara

Setelah itu datang lagi dua orang kader untuk berpartisipasi dalam pilot test DCE. Kedua orang itu langsung dipersilakan memasuki ruangan untuk diwawancarai. Sampai menjelang pukul 14.00 WIB, jumlah kader yang berhasil diwawancarai sebanyak 14 orang kader.
Kemudian ada satu kader yang dikunjungi ke rumahnya lantaran ia sedang menunggui cucunya yang masih mungil. Kebetulan rumahnya berdekatan dengan lokasi diselenggarakannya pilot test tersebut. Wawancara yang dilakukan oleh Elmi Kamilah berakhir pada pukul 14.06 WIB.
Di saat Tim SMARThealth berkemas untuk undur diri, datanglah satu orang kader lagi. Kader tersebut dilayani wawancara oleh Dasriyamto, dan berakhir pada pukul 14.38 WIB. Hal ini sekaligus mengakhiri proses pilot test DCE pada hari itu, dan kemudian Tim SMARThealth berpamitan kepada para kader Sepanjang yang masih tersisa di lokasi pilot test tersebut. *** [200220]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Presentasi Monitoring dan Evaluasi Program PPM Mono Tahun TA 2019

0 Comments
Presentasi Monitoring dan Evaluasi Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Mono Tahun TA 2019 digelar di Ruang Sidang LPPM UB Lt. 6 (Gedung Layanan Bersama) pada hari Rabu, 25 September 2019.
Ada 21 nama dosen dari berbagai fakultas yang diundang untuk mempresentasikan program PPM yang berlangsung dari pukul 12.30 hingga selesai. Dari 21 dosen tersebut, 17 dosen berasal dari Universitas Brawijaya (UB), 2 dari IKIP Budi Utomo, dan 2 dari Polikteknik Negeri Malang (Polinema).


Di antara 17 nama dosen dari UB yang diundang terdapat nama dosen Sujarwoto, S.IP, M.Si, MAP, Ph.D dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dengan antrian nomor 8.
Setelah gilirannya datang, Sujarwoto mempresentasikan hasil PPM di Desa Sepanjang dengan judul “Penguatan Peran Ponkesdes dan Posbindu Dalam Promosi Kesehatan dan Deteksi Dini Risiko Penyakit Jantung.”
Dalam presentasi itu, Sujarwoto didampingi oleh dua kader terlatih Desa  Sepanjang, yaitu Usfatul Ulumiyah dan Lilik Kusmiati. Kedua kader tersebut merupakan bagian dari kader terlatih lainnya yang ada di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Mereka sengaja didatangkan pada presentasi itu untuk membuktikan adanya pemberdayaan kader kesehatan di Desa Sepanjang. Sehingga Tim Penilai bisa secara langsung menanyakan kepada kader tersebut apa saja yang telah dilaksanakan oleh kader tersebut selama ini.
Karena sudah terlatih dan telah menjalankan SMARThealth Yang Berkelanjutan, kedua kader tersebut mampu menjawab apa yang ditanyakan oleh Tim Penilai Monitoring dan Evaluasi tersebut. *** [250919]

Read More »