-
Promkes di Dusun Sono Kembang, Desa Sepanjang, Kec. Gondanglegi (21/07-2019)
Kader SMARThealth melakukan senam bersama warga sebelum Promkes
-
Posbindu di RW. 04 Kel. Kepanjen (05/-04-2019)
Kegiatan rutin Posbindu bertempat di Posyandu Nusa Indah 1
-
Promkes di Dusun Kasin, Desa Sepanjang, Kec. Gondanglegi (20/07-2019)
Kader SMARThealth mengadakan kegiatan Promkes dengan memasak makanan sehat.
-
Posbindu di RW. 01 Kel. Kepanjen (15/06-2019
Posbindu RW. 01 bersama dokter Puskesmas dan tenaga kesehatan Ponkesdes
-
Posbindu di RW. 01 Kel. Kepanjen (15/06-2019)
Perawat dan bidan Ponkesdes memberikan obat setelah pasien diperiksa oleh dokter
Tampilkan postingan dengan label Kader Sepanjang. Tampilkan semua postingan
Grand Launching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kabupaten Malang dipusatkan di Taman Wisata Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, pada hari Selasa, 31 Oktober 2017. Peluncuran gerakan itu dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Ir. Didik Budi Muljono, MT yang mewakili Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna.
GERMAS sebagai program kesehatan diluncurkan dalam upaya penguatan pembangunan kesehatan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. GERMAS bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindari terjadinya penurunan produktivitas penduduk, dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan.
Diawali dengan senam pagi bersama, Taman Sengkaling berubah menjadi riuh semarak. Acara launching tersebut dihadiri dari 39 Puskesmas, siswa-siswa dan guru Sekolah Dasar di Kecamatan Dau serta warga sekitar. Selain itu di sekeliling panggung, ramai diisi oleh aneka stand produk unggulan dari sejumlah institusi yang ada di Kabupaten Malang serta pihak swasta yang turut memeriahkannya.
Dalam acara ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menampilkan Posbindu PTM yang digawangi oleh Puskesmas Gondanglegi beserta Kader SMARThealth Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi. Di stand tersebut Posbindu PTM memberikan layanan pemeriksaan skrining gratis dan bisa konsultasi kepada dokter yang ada di stand tersebut.
Selaras dengan GERMAS, program SMARThealth juga memberikan edukasi kepada masyarakat utamanya dalam pola hidup sehat, dan pemeriksaan secara rutin kepada petugas kesehatan di wilayahnya masing-masing.
Usai senam bersama, rangkaian acara masih cukup banyak yang diadakan di panggung peluncuran gerakan tersebut. Acara tersebut ditutup dengan pengumuman lomba busana terunik dari buah-buahan dan sayuran, dan Puskesmas Bululawang dinyatakan sebagai pemenang lomba busana tersebut. *** [311017]
Read More »
Kunjungan berikutnya usai mendampingi kader Kepanjen dalam promkes dan menjumpai warga yang berisiko tinggi (highrisk) terhadap penyakit kardiovaskular pada Selasa, 28 April 2019, adalah melawat ke Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Di sana, Gindo selain menikmati kehijauan alamnya juga melakukan dialog dengan kader maupun pasien highrisk yang rumahnya berdekatan dengan kader. Dialog yang digelar, membicarakan seputar aktivitas yang telah dilakukan oleh kader maupun pasien highrisk dalam program SMARThealth selama ini.
Selain itu, ia pun juga bisa mengempati dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Sekretariat SMARThealth yang selama ini mengelola pelaksanaan program SMARThealth yang cakupan wilayahnya cukup luas. *** [280419]
Read More »
Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah Pameran dan Simposium Pelayanan Publik yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 24 hingga 26 April 2019.
Lokasi pameran dan simposium ini diadakan di Taman Blambangan Banyuwangi yang berada di wilayah administratif Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Lokasi pameran ini tak jauh dari Taman Sritanjung.
Acara ini ditempatkan di Banyuwangi karena ingin menunjukkan bahwa Banyuwangi merupakan salah satu sentra inovasi pelayanan publik, dan dihadiri oleh undangan dari 34 provinsi yang ada di Indonesia serta dimeriahkan dengan stand-stand inovasi unggulan dari semua kabupaten di Jawa Timur.
Kabupaten Malang yang juga membuka stand inovasi layanan publik seperti kabupaten lainnya yang terdapat di Provinsi Jawa Timur, menampilkan inovasi layanan publik yang dikembangkan di tiga instansi, yaitu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), dan Dinas Kesehatan (Dinkes).
Dalam stand pameran itu, kebetulan inovasi layanan publik yang diusung oleh Dinkes Kab. Malang mendapat antusias yang lumayan banyak dari pengunjung pameran. Dinkes mengetengahkan SMARThealth sebagai inovasi layanan publik.
Pelaksanaan program SMARThealth di Kabupaten Malang menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam mengkonsumsi obat dan menurunkan faktor risiko penyakit kardiovaskular, terutama tekanan darah tinggi. Dengan memperluas pelaksanaan program di seluruh Indonesia, dampak potensial program ini untuk menghindari kematian dini dan kecacatan akibat penyakit kardiovaskular sangatlah besar.
Para paraga (pelaku) berangkat dari Kantor Dinkes Kab. Malang dengan menggunakan mobil Toyota Hiace pada 23 April 2019, terdiri dari tiga orang dari Dinkes, empat orang kader kesehatan terlatih, satu perawat, dua bidan desa, satu orang dokter Puskesmas serta satu orang dari Sekretariat SMARThealth.
Dalam tiga hari membuka stand di pameran tersebut, stand Dinkes Kab. Malang dibanjiri pengunjung yang ingin memeriksa diri dan langsung mengetahui hasilnya dengan bantuan aplikasi SMARThealth, yang mencapai 484 orang. Bahkan, ada sejumlah utusan dari kabupaten lain yang ada di Jawa Timur maupun pengunjung dari Pemprov Jawa Timur memperlihatkan ketertarikan akan inovasi layanan publik dari Dinkes ini.
Mereka juga mengatakan bahwa pameran di Taman Blambangan ini sebenarnya ada beberapa stand yang mendemokan masalah pengukuran tensi, gula darah, maupun kolesterol tapi di stand Dinkes Kab. Malang terlihat yang banyak berkonsultasi dengan petugas kesehatan yang telah disediakan dari Puskesmas Kepanjen dan Gondanglegi, dan yang membuat kagum mereka karena ada peran kader terlatih dalam membantu melakukan pengukuran tersebut.
Atas inovasi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini, program SMARThealth telah berhasil menjadi nominator Jawa Pos Institute Pro Otonomi Award (JPIP) Tahun 2018, dan kini sedang dalam proses replikasi oleh Dinkes Kab. Malang untuk diterapkan di 100 desa dari 390-an desa yang ada di Kabupaten Malang setelah diujicobakan di empat desa intervensi SMARThealth. *** [270419]
Read More »
Setelah pelatihan kader Kepanjen, kini giliran pelatihan kader Sepanjang yang diselenggarakan di Ruang Aula Puskesmas Gondanglegi pada hari Jumat, 28 Oktober 2016. Dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir menjelang sholat Jumat.
Pelatihan yang diselenggarakan SMARThealth ini dihadiri oleh 10 kader yang telah terpilih dalam rekrutmen kader 5 bulan sebelumnya, dan pematerinya dalam pelatihan ini menghadirkan dr. Dyah Ayuning Wulan dari Kota Malang.
Seperti pada pelatihan kader di Kepanjen sehari sebelumnya, pada pelatihan kader Sepanjang yang pertama ini diajarkan aspek medis penyakit kardiovaskular, tekanan darah, stroke, gula darah, dan kolesterol. Selain itu, kader juga diberik tahu perihal faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskular seperti rokok dan produk dari tembakau, pola makan yang tidak sehat, dan aktivitas fisik.
Setelah itu, pemateri melanjutkan dengan mengajarkan cara mengukur tensi, mengecek gula darah dan kolesterol, cara mengukur tinggi badan serta mengukur berat badan. Kemudian pemateri mempersilakan kepada semua kader yang ikut dalam pelatihan ini untuk berlatih sesuai yang diajarkannya.
Kader berlatih dengan kader yang lainnya secara berpasangan, dan pemateri berkeliling untuk melihatnya, apakah kader sudah melakukan dengan benar atau belum.
Kemudian dilanjutkan dengan latihan menggunakan aplikasi SMARThealth untuk menginput data hasil screening kader sesuai pertanyaan yang ada di aplikasi tersebut *** [281016]
Foto pelatihan kader Sepanjang ini bisa dilihat di sini
Pelatihan yang diselenggarakan SMARThealth ini dihadiri oleh 10 kader yang telah terpilih dalam rekrutmen kader 5 bulan sebelumnya, dan pematerinya dalam pelatihan ini menghadirkan dr. Dyah Ayuning Wulan dari Kota Malang.
Seperti pada pelatihan kader di Kepanjen sehari sebelumnya, pada pelatihan kader Sepanjang yang pertama ini diajarkan aspek medis penyakit kardiovaskular, tekanan darah, stroke, gula darah, dan kolesterol. Selain itu, kader juga diberik tahu perihal faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskular seperti rokok dan produk dari tembakau, pola makan yang tidak sehat, dan aktivitas fisik.
Setelah itu, pemateri melanjutkan dengan mengajarkan cara mengukur tensi, mengecek gula darah dan kolesterol, cara mengukur tinggi badan serta mengukur berat badan. Kemudian pemateri mempersilakan kepada semua kader yang ikut dalam pelatihan ini untuk berlatih sesuai yang diajarkannya.
Kader berlatih dengan kader yang lainnya secara berpasangan, dan pemateri berkeliling untuk melihatnya, apakah kader sudah melakukan dengan benar atau belum.
Kemudian dilanjutkan dengan latihan menggunakan aplikasi SMARThealth untuk menginput data hasil screening kader sesuai pertanyaan yang ada di aplikasi tersebut *** [281016]
Foto pelatihan kader Sepanjang ini bisa dilihat di sini
Read More »
Langganan:
Postingan (Atom)




