Tampilkan postingan dengan label Tim SMARThealth. Tampilkan semua postingan

Pertemuan Lanjutan Tim SMARThealth dengan Dinkes

0 Comments
Pertemuan pada Selasa (09/06/2020) ini merupakan kelanjutan dari pertemuan yang digelar pada hari Kamis (04/06/2020). Pertemuan lanjutan ini diadakan di Ruang Kerja Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Malang.
Dalam pertemuan itu, Tim SMARThealth langsung dipimpin oleh Team Leader SMARThealth Indonesia Sujarwoto, S.IP, M.Si, MPA, Ph.D yang didampingi oleh Program Coordinator SMARThealth. Sedangkan, dari Dinkes diwakili oleh Kabid P2P Lulus Condro Trikoratno, S.Kep. Ns, M.Si.
Pertemuan yang memakan waktu hampir satu jam lamanya itu membicarakan program Replikasi SMARThealth yang telah diagendakan sebelumnya. Kendati untuk lapangannya belum bisa berjalan, namun persiapan yang terkait dengan program tersebut terus dijalankan.

Team Leader SMARThealth Indonesia berdiskusi dengan Kepala Bidang P2P Dinkes Kab. Malang

Sambil menunggu New Normal untuk Kabupaten Malang, Tim SMARThealth bersama dengan Dinkes telah melakukan pemasangan server untuk implementasi Replikasi SMARThealth nantinya. Selain itu, bridging pun juga sudah dilakukan agar supaya data yang diinput oleh kader nantinya bisa langsung terhubung dengan e-Puskesmas.
Persiapan tersebut juga memerlukan waktu dan monitoring oleh Team Leader SMARThealth Indonesia. Sujarwoto perlu memastikan kesiapan itu semua. Selain itu, Sujarwoto juga ingin memastikan aplikasi skrining Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) bisa berjalan di Kabupaten Malang.
Sebagai peneliti, Sujarwoto juga memaparkan kepada Dinkes perihal arti pentingnya data. Data bukan sekadar membahas naik turunnya kasus COVID-19 saja tapi mengelola data yang baik juga akan lebih memperkaya pemahaman akan persoalan di lapangan. Dengan demikian, data bisa membantu untuk memahami hal tersebut.
Oleh sebab itu, menurut Sujarwoto, perlakuan data yang valid dan cepat dalam inputnya, pemangku kebijakan akan bisa dengan segera menarik informasi yang penting dari data tersebut.
Tepat pukul 09.44 WIB, pertemuan yang bernas itu berakhir. Team Leader SMARThealth Indonesia berpamitan untuk kembali ke Kota Malang guna melanjutkan tugas yang lainnya. Begitu pula dengan Kabid P2P yang sejak ditunjuk sebagai Ketua Posko Kewaspadaan COVID-19 Kabupaten Malang memiliki intensitas pekerjaan yang cukup tinggi dari sebelumnya. *** [090620]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Praveen Jenguk Sekretariat SMARThealth

0 Comments
Hari ini (31/01/20) Dr. Devarsetty Praveen akan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg. Arbani Mukti Wibowo selepas Jumatan. Namun, ia yang ditemani oleh Co-Principal Investigator SMARThealth Scale-Up Indonesia, Sujarwoto, S.I.P., M.Si., M.P.A., Ph.D. mampir terlebih dahulu ke Sekretariat SMARThealth untuk menjenguk Tim SMARThealth, yakni, Budiarto Eko Kusumo, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, dan Elmi Kamilah.
Tiba di Sekretariat sekitar pukul 11.35, saat menjelang tibanya sholat Jumat sehingga usai disambut dan dipersilakan masuk ke dalam Sekretariat, saya dan Co-Principal Investigator mohon izin terlebih dahulu untuk melakukan kewajiban seorang lelaki yang harus berangkat sholat ke masjid di kala hari Jumat.

Foto: Dr. Devarsetty Praveen menjelaskan kepada Koordinator MQ Sub-Study

Kebetulan hari itu, di Sekretariat ada Koordinator Medicines Quality (MQ) Sub-Study, Komang Tri Aksari Dewi, M. Farm, Apt. Jadi, Praveen tidak merasa sendirian dan malah bisa berdiskusi terlebih dahulu dengan Sari (nama panggilan dari Komang Tri Aksari Dewi). Dengan Praveen, Sari membahas mengenai protokol yang sudah dibuatnya serta rencana lapangannya hingga kami pulang dari masjid sekitar pukul 12.21 WIB.

Foto: Diskusi Tim SMARThealth di Sekretariat

Sepulang dari masjid, Tim SMARThealth langsung bergabung diskusi dengan Praveen, termasuk juga Co-Principal Investigator. Dalam diskusi itu terjadi dialog yang menarik seputar mencari kesepahaman langkah dalam persiapan Scale-Up yang dihelat selama lima tahun ke depan. Scale-Up itu bahasa yang acapkali digunakan di antara Tim SMARThealth, sedangkan di lingkungan Dinas Kesehatan maupun Pemerintah Kabupaten Malang (Pemkab) Scale-Up itu akrab disebut dengan replikasi.
Diskusi ini berakhir pada pukul 12.42 WIB. Meski diskusinya tidak berlangsung lama, akan tetapi cukup berkesan. Karena kunjungan Praveen hari ini agak berbeda dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya. Tak hanya berjumpa dengan Tim SMARThealth melainkan juga bersua dengan Koordinator MQ Sub-Study.
Usai berdiskusi, Praveen, Sujarwoto dan saya berangkat ke Kantor Dinkes Kabupaten Malang untuk audiensi dengan Kepala Dinkes dengan beberapa stafnya. Pertemuan ini memang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari sebelumnya. *** [310120]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Steering Committee SMARThealth

0 Comments
Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D   ǀ   Steering Committee

Delvac Oceandy merupakan salah seorang peneliti utama bidang ilmu kedokteran di University of Machester, Inggris. Sejak lulus dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Delvac memang tertarik menjadi peneliti. Ia ingin membawa dunia kedokteran Indonesia diakui dunia internasional.

Perjalanan karier Prof. Delvac bermula setelah lulus dokter FK Unair tahun 1996. Delvac kemudian bergabung di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, sebuah lembaga penelitian di Jakarta. Kemudian, ia meraih gelar Ph.D di University of Queensland, Australia, tahun 2001. Setelah itu, Delvac melanjutkan ke jenjang post-doctoral di Institute of Moleculer Bioscience, Queensland.

Di Australia pula Delvac bertemu dengan wanita yang sekarang menjadi istrinya, Alma Adventa. Setelah menyelesaikan studi di Institute of Molecular Bioscience, pada 2002 ia bergabung di laboratorium Prof. Ludwig Neyses di Manchester, Inggris. Setelah itu, Delvac memutuskan membawa istrinya pindah ke Manchester City.

Saat ini Delvac menjadi associate professor dan bekerja sebagai dosen di Departemen Kardiovaskular Fakultas Kedokteran University of Manchester. Ia juga menjadi peneliti utama (principal investigator) di lima proyek riset yang didanai British Heart Foundation, Medical Research Council, dan Manchester Buimedical Research Centre.

Ia dikenal luas sebagai ahli stem cell. Saat ini Delvac melakukan riset stem cell untuk penyakit jantung. Ia menggunakan teknologi stem cell dan mempelajari kinerja sel saat replikasi serta reduksi sel jantung yang rusak.

Selama 15 tahun menjadi peneliti, Delvac telah menghasilkan sekitar 40 jurnal publikasi internasional serta ratusan abstrak ilmiah yang telah dipresentasikan di sejumlah konferensi internasional.

Dedikasinya di bidang ilmu kedokteran membawanya ia meraih berbagai penghargaan, seperti European Society of Cardiology Award for Best Abstract Presented di ESC Annual Conggres, Munich (2012), British Heart Foundation Intermediate Fellowship (2010), dan European Society of Cardiology Young Investigator Award 1st Winner (2006).

Keberadaan SMARThealth di Kab. Malang ini juga tak terlepas dari peran Prof. Delvac dalam membawa hibah penelitian ke Indonesia.

Sebagai steering committee, Prof. Delvac pernah membuka training untuk enumerator baseline survey di Kepanjen, dan kemudian dia secara berkala mengunjungi Malang untuk mengawal penelitian tersebut.
   


Gindo Tampubolon, B.Eng, MM, M.Sc., Ph.D   ǀ   Steering Committee

Gindo Tampubolon merupakan Research Fellow di School of Social Sciences, Manchester University. Gindo aktif memberikan supervisi untuk mahasiswa yang meneliti inequality kesehatan yang menggunakan multilevel survey dan longitudinal survey. Di samping itu sebagai peneliti senior, Gindo Tampubolon juga melakukan supervisi untuk mahasiswa Post Doctoral di bidang statistic genetics pada penuaan.

Sejumlah tulisan ilmiahnya bisa dijumpai di berbagai jurnal internasional. Kepakarannya bisa dilihat di https://orcid.org/0000-0002-9081-2349.

Dalam hibah penelitian yang diperoleh dari Pfizer Foundation dan Give2Asia Foundation tahun 2016-2018 dengan judul SMARThealth for cardiovascular disease management in Malang, Gindo berperan sebagai Steering Committee sehingga pada periode itu ia pun sering berkunjung ke Kab. Malang untuk melihat pelaksanaan research tersebut.

Read More »

Tim Penelitian SMARThealth

0 Comments
Dalam menjalankan program SMARThealth ini, terdapat struktur organisasi yang terdiri dari personil yang memiliki tugas dan peran masing-masing dalam menyukseskan program tersebut. Personil tersebut tergabung dalam sebuah struktur yang bernama Tim Penelitian SMARThealth Extend Indoneisa.

Lazimnya sebuah organisasi penelitian, organisasi ini terdiri dari peneliti utama (principal investigator), peneliti pendamping (co-principal investigator), anggota peneliti, surveyor (petugas pengumpulan data), dan sekretariat. Karena program SMARThealth ini merupakan sebuah penelitian besar (large survey) maka dalam struktur itu ditambah dengan steering committee (SC).

Steering committee adalah komite atau panitia pengarah yang terdiri dari sekelompok orang yang memiliki kredibilitas tertentu yang ditunjuk dan diangkat berdasarkan keputusan dan mempunyai tugas memberikan pengarahan tentang konsep/pola/bentuk penyelenggaraan penelitian ini (detil personil, klik di sini).

Investigator adalah seorang ilmuwan (scientist) yang mengabdikan dirinya untuk melakukan penelitian. Ada investigator yang terlibat sangat aktif dalam penelitian ini. Mereka dikenal dengan principal investigator (peneliti utama) dan co-principal investigator (peneliti pendamping). Mereka inilah yang juga terlibat aktif dalam diskusi dengan steering committee dan sekretariat (detil personil klik di sini).

Sedangkan, sekretariat adalah satuan organisasi atau lembaga yang melaksanakan jasa-jasa perkantoran dalam bidang ketatausahaan dan sekaligus menghandle program SMARThelath di lapangan (detil personil klik di sini). *** [150616]

Read More »