Panti Sosial Tresna Werdha Blitar: Sehari Tapi Membekas Di Hati

Kunjungan ibu-ibu kader PKK Kelurahan Kepanjen, Kabupaten Malang ke Panti Sosial Tresna Werdha Blitar pada hari Selasa (30/10/2018) memberikan makna tersendiri dari kegiatan yang selama ini telah dilakukan. Kegiatan yang diberi nama bakti sosial ini sesungguhnya pengejawantahan dari keinginan Mbah Brintik, salah seorang sesepuh kader PKK yang telah meninggal terlebih dahulu akibat kecelakaan. Keinginan beliau adalah ingin mengunjungi panti sosial.
Atas keinginan beliau tersebut, pengurus PKK Kelurahan Kepanjen akhirnya melaksanakan bhakti sosial ke Panti Sosial Tresna Werdha Blitar. Panti Sosial ini terletak di Jalan Panglima Sudirman No. 13, Lingkungan Ngambak, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Lokasi panti sosial ini berada di sebelah barat lampu merah rumah sakit, atau sebelah timur SPBU 54.661.02 (SPBU Ngambak).

Kader PKK Kepanjen, Malang bersama Lansia Panti Sosial Tresna Werdha Blitar

Nama resminya untuk panti ini adalah Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Lanjut Usia (UPT Paslu) Blitar. UPT ini merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, yang melaksanakan sebagian tugas Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di bidang pelayanan, penyantunan dan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia terlantar.
UPT Paslu berdiri sejak tahun 1978 yang difungsikan sebagai Kantor Penghubung Sosial. Kemudian pada tahun 1982 berubah nama menjadi Panti Werdha Blitar di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, dengan bentuk bangunan yang sederhana. Meski tampak sederhana, namun bangunannya merupakan bangunan yang didirikan oleh keluarga Belanda yang bermukim di Wlingi, Blitar.

Pemberian Bantuan Secara Simbolis dari Kader Kepanjen kepada Panti Sosial Tresna Werdha Blitar

orang Belanda di Wlingi itu berkaitan dengan perkebunan-perkebunan besar yang ada di situ, dan dulu tak jauh dari rumah Belanda itu juga terdapat Pabrik Gula yang letakknya sekarang di daerah Kantor Samsat Wlingi. Rumah kediaman Belanda tersebut kemudian dibeli oleh seorang Tionghoa. Setelah Indonesia merdeka, rumah tersebut akhirnya dibeli oleh pemerintah.
Pada tahun 2000 dengan adanya Otonomi Daerah sesuai dengan Peraturan Daeran Provinsi Jawa Timur Nomor 12 Tahun 2000 Panti Werdha Wlingi berganti nama menjadi Panti Sosial Tresna Werdha Wlingi Blitar (setara dengan eselon III) dan berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Kemudian pada tahun 2002, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 14 Tahun 2002 yang merupakan perubahan dari Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 12 Tahun 2000 dan ditindak lanjuti dengan Keputusan Gubernur Nomor 51 Tahun 2003 tentang fungsi dan tugas Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, maka Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Blitar selaku UPTD membawahi Unit Pelayanan Sosial (UPS) Tresna Werdha di Tulungagung.

Joget Bersama Lansia dan Kader PKK Kepanjen

Kemudian sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 119 Tahun 2008, tentang uraian tugas sekretariat, bidang, sub bagian dan seksi, tentang organisasi dan tata kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Blitar berganti nomenklatur menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Pemerintah Provinsi di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Kedatangan rombongan ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Kepanjen (yang di dalamnya juga ada Kader SMARThealth) di Panti Sosial Tresna Werdha ini sekitar pukul 08.10 WIB, dan disambut oleh segenap pengurus panti tersebut di halaman depan. Kemudian rombongan dipersilakan untuk menuju ke aula untuk bhakti sosial di panti tersebut.

Bingkisan untuk Lansia Panti Sosial Tresna Werdha Blitar

Acara diawali dengan ucapan selamat datang kepada rombongan Kader PKK Kelurahan Kepanjen dari sang pembawa acara, dan kemudian disusul dengan sambutan dari perwakilan Kader PKK Kelurahan Kepanjen. Dalam sambutannya itu, perwakilan Kader PKK mengatakan bahwa bhakti sosial ini untuk memenuhi amanah dari sesepuh PKK Kelurahan Kepanjen yang telah almarhumah, dan sekaligus bhakti sosial yang dibalut dengan nuansa ramah tamah.
Setelah itu, sambutan diberikan oleh pengurus Panti Sosial Tresna Werdha. Pengurus pantai menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kedatangan rombongan Kader PKK Kelurahan Kepanjen ke panti ini. Kedatangan ini tentunya akan berpengaruh positif terhadap penghuni panti sosial ini yang umumnya terdiri dari kaum lansia. Kaum lansia akan merasa senang, dihargai dan disayangi.
Usai sambutan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada Panti Sosial Tresna Werdha untuk kaum lansia, dan diteruskan dengan karaokean maupun jogetan bersama. Kebahagian sehari itu mungkin tak sebanding dengan ‘kesepian’ yang dihadapi oleh lansia tersebut. Namun kebahagian yang dibangun dengan tulus dan suci itu, kendati hanya sehari akan membekas direlung hati mereka.
Tanpa terasa waktu pun beranjak siang. Saatnya pamitan dan bergegas untuk melanjutkan langkah menuju ke Kampung Anggrek, sebuah spot wisata cantik di lereng Gunung Kelud. *** [301018]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


0 Comments: