Tampilkan postingan dengan label PANDU PTM. Tampilkan semua postingan

PANDU PTM di Pandanrejo

1 Comments
Memenuhi undangan dari pemegang program PTM Puskesmas Wagir, Tim SMARThealth hadir dalam kegiatan PANDU PTM yang digelar di Balai Desa Pandanrejo, yang beralamatkan di Jalan Raya Pandanrejo No. 1 Dusun Pandansari RT 05 RW 01 Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu (07/12/2019).
PANDU PTM (Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular) adalah upaya pencegahan dan penanggulangan PTM melalui peningkatan kapasitas petugas dalam pelayanan deteksi dini, monitoring dan tatalaksana PTM melalui pendekatan faktor risiko dengan entry point penatalaksanaan hipertensi dan diabetes.

Foto: Perangkat Desa sedang diperiksa gula darah dan asam urat

Acara ini molor lebih dari satu jam dikarenakan menunggu Kepala Desa Pandanrejo yang akan memberikan sambutan, namun demikian atas inisiatif petugas Puskesmas Wagir yang bertugas dalam pemeriksaan tersebut, pendaftaran dan pengukuran tinggi badan, berat badan serta tensi dapat dilakukan terlebih dahulu. Sehingga, nantinya dalam pemeriksaan selanjutnya tidak terlalu mengantri banyak.
Pembukaan acara PANDU PTM ini secara formal dimulai pada pukul 10.20 WIB. Kemudian diteruskan dengan doa dan disusul dengan sambutan dari Kepala Desa Pandanrejo Muhammad Yusuf, S.Pd.  Dalam sambutan itu, Kepala Desa menghaturkan terima kasih dengan adanya PANDU PTM di desanya dan ia pun juga mohon maaf kepada Puskesmas Wagir karena sebenarnya yang diundang  cukup banyak akan tetapi yang terlihat hadir sedikit.
“Hal ini lantaran pada hari Sabtu ini ada Musrenbang dan banyak warganya yang biodo”, terang Kepala Desa Pandanrejo.

Foto: Kader mengukur lingkar perut

Setelah sambutan dari Kepala Desa, acara langsung diisi dengan pemeriksaan terhadap warga Desa Pandanrejo oleh petugas Puskesmas Wagir yang dibantu Ponkesdes dan Kader Kesehatan setempat. Ada dua petugas kesehatan yang ditugaskan oleh Puskesmas Wagir, yaitu Choirina Kusbiantoro, A.Md.Kep dan Sisca Dewi Arini, S. Kep serta perawat Ponkesdes Pandanrejo Ekti Wulandari, A.Md. Kep. Sedangkan kader kesehatan yang membantu dalam PANDU PTM tersebut adalah Etik Puspita Sari (bagian pendaftaran), Astiani (mengukur tensi), Irmayanti (pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar perut) serta Tiwik Tri Astuti dan Wahyu Sri Utami sebagai seksi membantu mengatur warga yang akan memeriksakan di PANDU PTM tersebut.
Dalam PANDU PTM tersebut, warga yang diundang adalah warga yang berumur 15 tahun ke atas. Mereka mengantri terlebih dahulu untuk menuju ke bagian pendaftaran. Syaratnya cukup mudah dalam pemeriksaan PANDU PTM ini, mereka cukup memperlihatkan KTP/Kartu Keluarga yang berlaku. Kemudian secara bergiliran, mereka akan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar perut. Lalu, mereka akan menuju ke bagian pengukuran tensi secara bergantian.

Foto: Sambil antri periksa, Kepala Desa menyapa warganya

Dari pengukuran tensi, mereka menuju ke bagian laborat berupa pengukuran gula darah dan asam urat. Untuk laborat ini ditangani oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Wagir. Di meja itu pula, mereka akan menjawab sejumlah pertanyaan pada form pemantauan faktor risiko PTM yang telah disiapkan, seperti riwayat PTM pada keluarga, riwayat PTM pada diri sendiri, faktor risiko perilaku, dan faktor risiko fisik.
Dari meja laborat ini, mereka melanjutkan langkah menuju ke meja pengisian kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ) yang terdiri atas 20 butir pertanyaan. Bagi yang lancar membaca, pengisian kuesioner itu cukuplah mudah. Namun bagi yang buta huruf, petugas SRQ Ekti Wulandari, A.Md. Kep. yang dibantu oleh salah seorang Tim SMARThealth Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, S.Gz. akan mewawancarainya.
Dari kehadiran Tim SMARThealth dalam PANDU PTM di lingkungan Puskesmas Wagir, dalam kegiatan PANDU PTM di Desa Pandanrejo ini tidak dijumpai adanya pemeriksaan ketajaman mata. Hal ini disebabkan karena belum adanya kader yang mengikuti pelatihan pemeriksaan mata.
Kegiatan PANDU PTM ini berakhir pada pukul 12.12 WIB dengan dihadiri oleh 36 orang warga. Akan tetapi 2 orang dari jumlah itu tidak periksa laborat karena terburu biodo. Setelah itu, pelaksana PANDU PTM ini dijamu oleh pihak Balai Desa Pandanrejo untuk makan siang bersama. *** [071219]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Skrining Kesehatan Pandu PTM di Karangduren

0 Comments
Hari Kamis (21/11/1019) kembali Tim SMARThealth mendapat undangan kegiatan skrining kesehatan dalam rangka PANDU PTM (Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular) di Desa Karangduren. Penyelenggaraan kegiatan skrining ini dilaksanakan di Gedung Pembelajaran Masyarakat yang beralamatkan di Dusun Sentong RT 04 RW 06 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi gedung ini berada di sebelah utara lapangan voli, atau sebalah barat daya Masjid Alwalidain Sholih.
Kegiatan yang digawangi oleh perawat Evi Dyah Prahesti, A.Md.Kep dengan dibantu 5 kader SMARThealth melakukan skrining kesehatan di Dusun Sentong, Desa Karangduren. Undangan yang disebar sebanyak 35 orang warga dusun tersebut yang berumur 15 tahun ke atas. Dimulai pada pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul  11.20 WIB, yang dihadiri sebanyak 30 orang.

Foto : Gedung Pembelajaran Masyarakat Karangduren berarsitektur kubus

Dalam skrining PTM itu, warga Dusun Sentong yang hadir terlebih dahulu mengisi Daftar Hadir Skrining Kesehatan Gratis PANDU PTM Desa Karangduren. Kemudian disusul dengan pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, dan pengukuran lingkar perut. Setelah itu, kader SMARThealth yang bertugas melakukan pengukuran tersebut mempersilakan mereka untuk menuju ke meja pemeriksaan tensi (tekanan darah) dan gula darah.
Di meja ini, semua yang hadir memperoleh pemeriksaan tensi. Lalu, mereka diwawancarai oleh kader SMARThealth dengan menggunakan Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM yang telah disediakan oleh Puskesmas Pakisaji. Wawancara tersebut meliputi sosial-ekonomi, riwayat PTM pada keluarga, riwayat PTM pada diri sendiri, faktor risiko perilaku, dan deteksi gangguan mental emosional serta perilaku.

Foto : Pengukuran Lingkar Perut

Wawancara mengenai riwayat PTM pada keluarga dan riwayat PTM pada diri sendiri meliputi penyakit diabetes, hipertensi, jantung, stroke, asma dan kanker. Kemudian menyangkut faktor risiko perilaku ditanyakan tentang merokok, kurang makan sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol.
Sedangkan, pada wawancara mengenai deteksi gangguan mental emosional dan perilaku, kader SMARThealth menggunakan petanyaan Self Reporting Questionnaire (SRQ). Kuesioner SRQ ini terdiri atas 29 butir pertanyaan, dan cukup mudah dalam pengisiannya. Mereka cukup menjawab ya atau tidak.

Foto : Pengukuran Tekanan Darah

Setelah menjawab semua pertanyaan yang ada dalam form deteksi dini faktor risiko tersebut, jika mereka tidak memiliki risiko maka mereka tidak diukur gula darahnya.
Menurut salah seorang kader SMARThealth yang bertugas mewawancarai, yang dianggap berisiko adalah mereka yang memiliki riwayat keturunan dan pasien high risk SMARThealth. Di luar kategori itu, mereka disarankan untuk pemeriksaan tensi darah ke Posyandu atau Posbindu. Hal ini agar supaya menambah kedatangan sasaran di Posyandu maupun Posbindu.
Kegiatan ini akhirnya ditutup dengan makan bersama antara perawat, kader SMARThealth, dan Tim SMARThealth. Perawat Evi Dyah Prahesti telah menyediakan nasi dalam cetakan bulat dengan aneka lauk yang ditaruh di dalam kardus berbentuk kotak, sebotol aqua tanggung, dan snack dari Toko Roti Dea. *** [211119]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

PANDU PTM di Sitirejo

0 Comments
Mendapat tembusan undangan nomor 094/35.07.103/2019 perihal PANDU, Tim SMARThealth berusaha hadir dalam kegiatan PANDU PTM yang diselenggarakan oleh Puskesmas Wagir bertempat di Balai Desa Sitirejo yang beralamatkan di Dusun Temu RT 03 RW 03 Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari Rabu (13/11).
PANDU PTM (Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular) adalah upaya pencegahan dan penanggulangan PTM melalui peningkatan kapasitas petugas dalam pelayanan deteksi dini, monitoring dan tatalaksana PTM melalui pendekatan faktor risiko dengan entry point penatalaksanaan hipertensi dan diabetes.

Foto: Pelaksana PANDU PTM Sitirejo foto bersama Camat Wagir

Kegiatan PANDU PTM yang ke-8 Puskesmas Wagir ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.32 WIB. Penyelenggaraannya dibantu oleh perawat Desa Sitirejo Eva Fatmawati, S.Kep.Ners, bidan Desa Sitirejo Endah Retno, S.ST, perawat Desa Sukodadi Nike Sefrida Aguswidyaningsih, A.Md.Kep.,  perawat Desa Mendalanwangi Choirina Kusbiantoro, A.Md.Kep., 2 kader SMARThealth Mendalanwangi dan 5 kader Desa Sitirejo.
Dari undangan yang disebar sebanyak 125 lembar yang terdiri dari target sasaran perangkat desa setempat, anggota dan pengurus PKK, kader Balita dan Lansia serta guru PAUD dan TK yang ada di Desa Sitirejo, hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 69 orang.

Foto: Pengukuran Tinggi Badan yang dilakukan oleh Kader Desa Sitirejo

Mereka yang datang mengantri dulu di kursi yang telah disediakan. Kemudian mereka dipanggil satu persatu. Diawali dengan wawancara riwayat PTM pada keluarga, riwayat PTM pada diri sendiri, dan faktor risiko perilaku. Wawancara tersebut dilakukan oleh kader Desa Sitirejo yang sebelumnya dilatih dulu oleh perawat Desa Sitirejo.
Wawancara mengenai riwayat PTM pada keluarga dan riwayat PTM pada diri sendiri meliputi diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, stroke, asma, kanker, kolesterol tinggi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), thalasemia, lupus, katarak, glaucoma. gangguan refraksi dan penyandang disabilitas (fisik, intelektual, mental, dan sensorik). Sedangkan faktor risiko perilaku ditanyakan tentang merokok, kurang makan sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, konsumsi minuman beralkohol, dan stress.

Foto: Meja Panjang pemeriksaan PANDU PTM

Setelah selesai wawancara, mereka melakukan penimbangan badan dan pengukuran tinggi badan serta lingkar perut yang dilakukan oleh kader Desa Sitirejo. Kemudian dengan membawa form hasil wawancara, mereka menuju meja panjang untuk pemeriksaan berikutnya. Di meja panjang tersebut, mereka secara bergiliran mendapatkan pemeriksaan tensi darah oleh Endah Retno Pratiwi, S.ST (bidan Desa Sitirejo), pemeriksaan terhadap penglihatan dengan menggunakan senter oleh kader SMARThealth Mendalanwangi yang telah mengikuti pelatihan Pengembangan Biomarker Terjadinya Kelainan Mata dan Nefropati pada Pasien Sindroma Metabolik dengan Risiko Cardiovascular Disease dan Risiko Obstructive Sleep Apneu Syndrome dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) beberapa waktu yang lalu.

Foto: Perawat Eva Fatmawati, S.Kep.Ners memberikan konseling

Setelah itu, mereka bergeser ke pemeriksaan gula darah dan asam urat. Pemeriksaan yang bersifat laborat ini dipercayakan kepada perawat Nike Sefrida Aguswidyaningsih, A.Md. Kep., dan salah seorang Tim SMARThealth, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo. Dari pemeriksaan laborat ini mereka menuju ke meja sampingnya. Di situ, mereka mendapat konseling dari perawat Eva Fatmawati, S.Kep.Ners, yang mewakili dokter Puskesmas Wagir yang berhalangan hadir. Mereka mendapatkan penjelasan dari hasil pemeriksaan/pengukuran kesehatannya di kegiatan PANDU PTM ini.

Foto: Staf PTM Puskesmas Wagir sedang menginput data PANDU PTM Desa Sitirejo

Usai konseling, mereka menuju ke meja yang terpisah dari meja panjang tersebut, atau meja yang berada di sebelah barat sendiri. Di sana mereka bertemu dengan perawat Choirina Kusbiantoro, A.Md.Kep. Mereka disuruh mengisi kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ). Kuesioner SRQ yang terdiri atas 29 butir pertanyaan merupakan kuesioner yang mudah pengisiannya. Namun pada kegiatan PANDU PTM di Desa Sitirejo ini, mereka cukup menjawab 20 pertanyaan dari 29 pertanyaan yang tersedia.
Dari meja paling barat, mereka kemudian kembali menuju ke meja panjang bagian barat sendiri, yaitu menuju meja Feni Noviana, A.Md.Kep, staf PTM Puskesmas Wagir untuk menginput datanya secara langsung ke dalam Form Offline Surveilan SIPTM yang bila mendapat koneksi internet akan segera terhubung dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.
Penyerahan form yang dibawa keliling dari pemeriksaan tersebut mengakhiri rangkaian pemeriksaan yang diterima oleh mereka yang diundang dalam kegiatan PANDU PTM di Desa Sitirejo. Setelah itu, para crew pelaksana PANDU PTM ini menyempatkan diri foto bersama dengan Camat Wagir Hendra Tritjahjono, S.Sos., M.Si., dan Kepala Desa Sitirejo Buwang Suharjah. *** [131119]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »