Bupati Tinjau Wisata Religi Patirtan di Dusun Jengglong Desa Sukodadi

Hari Rabu (05/02/2020) ini Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M. meninjau Wisata Religi Patirtan di Dusun Jengglong RT 27 RW 07 Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Kunjungan kerja yang dilabeli dengan nama Gerakan Membangun Desa (GEMA Desa) merupakan rangkaian kunjungan di wilayah Kecamatan Wagir.
Kegiatan GEMA Desa ini sempat molor beberapa jam. Seharusnya jadwal keliling Bupati dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Malang dimulai pagi hari dengan awal kegiatan ramah tamah di Pos I Kecamatan Wagir. Kemudian untuk kunjungan ke Desa Sukodadi yang semestinya diagendakan pada pukul 10.35 WIB mundur hingga pukul 14.43 WIB.

Kunjungan Bupati Malang Drs. H.M Sanusi, M.M ke Pura Patirtan Taman Pasupati Giri Kawi

Tim SMARThealth yang mendapat undangan GEMA Desa ini memilih satu desa dari 7 desa yang dikunjungi oleh Bupati beserta rombongannya. Sedari pagi, Tim SMARThealth standby di Desa Sukodadi. Acara dipusatkan di Pura Patirtan Taman Pasupati Giri Kawi.
Sepanjang jalan menuju pura itu sejauh sekitar 100 meter dipasangi umbul-umbul dan spanduk bertuliskan “Selamat Datang kepada Bupati Malang beserta rombongannya.” Tepat di depan rumah sesepuh desa bernama Narto dipasang terop (tenda). Ada dua tenda yang didirikan. Tenda yang satu didirikan di tepi jalan depan rumah sesepuh desa, dan yang satunya di pasang di halaman rumah sesepuh desa.
Tenda yang berada di tepi jalan dipakai untuk tempat menampilkan hasil produksi warga setempat. Umumnya didominasi oleh komoditas hasil pertanian, seperti petai, labu siam, rebung, dan bawang merah. Yang mempersiapkan adalah para kader PKK setempat. Sedangkan, tenda yang berada di halaman digunakan untuk singgah Bupati dan rombongannya serta para warga yang ingin melihat Bupatinya.

Hj. Anis Zaida Sanusi memborong komoditas pertanian di lapak kader PKK Desa Sukodadi

Usai kunjungan ke Posyandu Lansia di Perumahan Bumi Mas Indah Desa Jedong, Bupati dan rombongan melanjutkan langkah menuju ke Desa Sukodadi. Setiba di jalan menuju ke Pura Patirtan, Bupati disambut dengan gamelan yang dimainkan oleh umat Hindu. Suara gamelan itu mirip dengan alunan gamelan Bali. Bupati menyalami sejumlah warga yang berada di kiri kanan jalan yang dilalui oleh Bupati dan rombongannya. Mulai dari sesepuh desa, perangkat desa, pemangku pura, anak-anak dari pasraman widya, pengurus PKK Desa Sukodadi, dan lain-lain.
Bupati Malang langsung dikawal secara protokoler menuju ke Pura Patirtan. Di sana, Bupati disambut oleh para pemangku pura. Kemudian Bupati diajak pemangku menuju pancuran tiga yang berada di luar pura. Lalu dilanjutkan menuju ke Mandala Madya dan diteruskan ke Mandala Utama. Dengan dipandu oleh pemangku, Bupati mendapat keterangan perihal Pura Patirtan ini.
Setelah itu, Bupati Malang diajak ke bangunan pura yang berada di sebelah barat dari Mandala Utama. Keluar dari situ, Bupati sempat menyalami beberapa anak dari pasraman widya yang berkaos biru dengan ikat kepala khas Bali.

Foto bareng dengan warga Dusun Jengglong yang mayoritas penganut Hindu

Lewat pinggir kolam, Bupati langsung menuju ke tempat penanaman pohon yang berada di sebelah timur gazebo yang ada di lingkungan Pura Patirtan. Prosesi menanam ini sekaligus mengakhiri kegiatan di Pura Patirtan tersebut.
Kemudian Bupati dan rombongan dipandu menuju ke lokasi persinggahan yang telah disediakan oleh perangkat desa setempat. Di rumah sesepuh desa, Bupati Malang beristirahat sebentar sambil menunggu Ketua TP PKK Kabupaten Malang tiba di Desa Sukodadi. Dalam penantian itu tak ada acara seremonial maupun audiensi terhadap warga yang hadir di tenda tersebut.
Selang beberapa saat, tibalah rombongan Ketua TP PKK Kabupaten Malang yang didampingi oleh Pengurus PKK Kecamatan Wagir. Setelah menyalami beberapa kader PKK yang ada di situ, Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaida Sanusi menyempatkan diri memborong produksi pertanian yang dipajang oleh para kader PKK setempat di tenda tepi jalan.
Setelah itu, acara diakhiri dengan foto bersama Bupati di halaman rumah sesepuh desa, dan kemudian Bupati beserta rombongan segera meninggalkan tempat guna melanjutkan perjalanan menuju Desa Sumbersuko untuk menyaksikan acara bedah rumah. *** [050220]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


0 Comments: