Tampilkan postingan dengan label Sekretariat SMARThealth. Tampilkan semua postingan

Praveen Jenguk Sekretariat SMARThealth

0 Comments
Hari ini (31/01/20) Dr. Devarsetty Praveen akan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg. Arbani Mukti Wibowo selepas Jumatan. Namun, ia yang ditemani oleh Co-Principal Investigator SMARThealth Scale-Up Indonesia, Sujarwoto, S.I.P., M.Si., M.P.A., Ph.D. mampir terlebih dahulu ke Sekretariat SMARThealth untuk menjenguk Tim SMARThealth, yakni, Budiarto Eko Kusumo, Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo, dan Elmi Kamilah.
Tiba di Sekretariat sekitar pukul 11.35, saat menjelang tibanya sholat Jumat sehingga usai disambut dan dipersilakan masuk ke dalam Sekretariat, saya dan Co-Principal Investigator mohon izin terlebih dahulu untuk melakukan kewajiban seorang lelaki yang harus berangkat sholat ke masjid di kala hari Jumat.

Foto: Dr. Devarsetty Praveen menjelaskan kepada Koordinator MQ Sub-Study

Kebetulan hari itu, di Sekretariat ada Koordinator Medicines Quality (MQ) Sub-Study, Komang Tri Aksari Dewi, M. Farm, Apt. Jadi, Praveen tidak merasa sendirian dan malah bisa berdiskusi terlebih dahulu dengan Sari (nama panggilan dari Komang Tri Aksari Dewi). Dengan Praveen, Sari membahas mengenai protokol yang sudah dibuatnya serta rencana lapangannya hingga kami pulang dari masjid sekitar pukul 12.21 WIB.

Foto: Diskusi Tim SMARThealth di Sekretariat

Sepulang dari masjid, Tim SMARThealth langsung bergabung diskusi dengan Praveen, termasuk juga Co-Principal Investigator. Dalam diskusi itu terjadi dialog yang menarik seputar mencari kesepahaman langkah dalam persiapan Scale-Up yang dihelat selama lima tahun ke depan. Scale-Up itu bahasa yang acapkali digunakan di antara Tim SMARThealth, sedangkan di lingkungan Dinas Kesehatan maupun Pemerintah Kabupaten Malang (Pemkab) Scale-Up itu akrab disebut dengan replikasi.
Diskusi ini berakhir pada pukul 12.42 WIB. Meski diskusinya tidak berlangsung lama, akan tetapi cukup berkesan. Karena kunjungan Praveen hari ini agak berbeda dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya. Tak hanya berjumpa dengan Tim SMARThealth melainkan juga bersua dengan Koordinator MQ Sub-Study.
Usai berdiskusi, Praveen, Sujarwoto dan saya berangkat ke Kantor Dinkes Kabupaten Malang untuk audiensi dengan Kepala Dinkes dengan beberapa stafnya. Pertemuan ini memang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari sebelumnya. *** [310120]


Penulis : Budiarto Eko Kusumo Penyunting Naskah: Rilya Bagus Ariesta Niko Prasetyo


Read More »

Kunjungan SC ke Sekret

0 Comments
Kunjungan Steering Committee (SC) ke Sekretariat SMARThealth di Kepanjen, merupakan bagian dari lawatannya ke Malang selama empat hari (27-30/05). Usai dari memberikan kuliah umum di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) pada hari Senin, 27 April 2019, Gindo Tampubolon bersama istri dan peneliti SMARThealth menyempatkan diri untuk bertandang ke Kepanjen.








Mereka mengunjungi Sekretariat SMARThealth, dan mengajak diskusi dengan personil yang berada di sana. Diskusi ini tak hanya ingin mengetahui permasalahan yang ada dalam menyelenggarakan program SMARThealth akan tetapi juga membicarakan masalah program SMARThealth ke depannya.
Dalam diskusi itu, mereka juga sempat menanyakan pengalaman dari mengikuti Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2019 yang digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, beberapa waktu yang lalu. Setelah itu, mereka undur diri untuk kembali ke hotel, tempat menginapnya di Kota Malang. *** [270419]


Read More »

Sekretariat SMARThealth Pasang IndiHome

0 Comments
Sekretariat SMARThealth (Sekret) yang menjadi kantor untuk mengelola program SMARThealth, pada hari Kamis, 1 Desember 2016 mengajukan permohonan pemasangan layanan triple play ke Kantor Telkom Indonesia Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang. Sebelumnya, Sekret hanya menggunakan modem Wifi Smartfrend saja.
Layanan triple play merupakan salah satu layanan IndiHome yang terdiri dari Internet Rumah (Fixed Broadband Internet), Telepon Rumah (Fixed Phone) dan TV Interaktif (Usee TV). Sedangkan, IndiHome sendiri merupakan layanan digital terdepan dari Telkom Indonesia dengan menggunakan teknologi fiber optik.


Kebutuhan akan internet memang diperlukan oleh Sekret untuk mengirim atau menerima email, skype, dan keperluan akan informasi yang lainnya. Internet ini yang menjembatani komunikasi dengan Steering Committee dan peneliti SMARThealth yang ada di Manchester, Senior Research Fellow the George Institute for Global Health di India, peneliti SMARThealth di Universitas Brawijaya (UB), dan Sekret di Kepanjen.
Perlunya kebutuhan akan internet itulah, kemudian  Sekret berinisiatif memasang internet lewat layanan IndiHome. Pagi mendaftarkan di Telkom Kepanjen dengan mengisi formulir dan membayar uang adminstrasi, sorenya jaringan kabel mulainya dipasang di Sekret. Mereka mengambil jaringan IKR-G (Instalasi Kabel Rumah-Gedung) dari arah barat yang berjarak sekitar 500 meter.
Esok harinya, kabel-kabel itu baru terkonek dengan piranti ZTE yang berfungsi sebagai modem untuk memancarkan wifi, dan juga dikonekkan dengan TV yang ada di Sekret. Dengan terpasangkanya itu semua, maka Sekret sudah berinternet semenjak itu. *** [011216]

Read More »

Diskusi All Team SMARThealth di Sekretariat

0 Comments
Dua hari menjelang Launching SMARThealth, Sekretariat mendapat kunjungan dari Tim SMARThealth Extend Indonesia dan the George Institute for Global Health India pada hari Senin, 7 November 2016. Kunjungan ini diagendakan siang hari karena pagi harinya Sekretariat SMARThealth sedang menggelar pelatihan kader Kepanjen yang kedua.



Dalam kunjungan itu tampak terlihat Gindo Tampubolon, B.Eng., M.M., M.Sc., Ph.D dari Universitas Manchester (Steering Committee SMARThealth), Sujarwoto, S.IP, M.Sc., MPA, Ph.D dari Universitas Brawijaya (Co-Principal Investigator), dan Dr. Mohan P S Kohli (the George Institute for Global Health India).



Kunjungan mereka selain dalam rangka Launching SMARThealth, juga sekaligus untuk melakukan diskusi dengan Tim yang terlibat dalam SMARThealth di lapangan, yaitu personil dalam Sekretariat SMARThealth. Bahasan dalam diskusi itu menyangkut persiapan Launching SMARThealth dan juga persiapan kader akan melakukan screening di 4 desa, yaitu Sidorahayu (Wagir), Karangduren (Pakisaji), Kepanjen (Kepanjen), dan Sepanjang (Gondanglegi).
Setelah cukup lama berdiskusi, mereka kemudian meninggalkan Sekretariat SMARThealth untuk kembali ke hotel tempat mereka menginap di Kota Malang yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Sekretariat SMARThealth. *** [071116]



Read More »

Kedatangan Teman Semasa Kuliah Dulu

0 Comments
Pada hari Kamis, 3 November 2016 menjelang Isya’, Sekretariat SMARThealth kedatangan seorang teman semasa kuliah di Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Seorang teman yang bernama Adi Sasmito itu dalam perjalanan dari Surabaya yang hendak kembali lagi ke Solo, singgah semalam di Sekretariat SMARThealth. Kedatangan ini menjadi ajang silaturahmi dengan teman kuliah setelah sekian tahun tak bersua.



Dalam silaturahmi itu, kita ngobrol mengenang masa-masa kuliah di kampus dan perihal penelitian. Karena teman kuliah ini juga pernah malang melintang dalam dunia penelitian, seperti Indonesian Family Life Survey (IFLS).
Obrolan ini terus mengalir seperti ketika kita sedang berada di kampus.  Saking asyiknya mengobrol, tanpa terasa larut malam pun menjelang. Akhrinya obrolan itu dengan sendirinya harus berakhir dengan diawali rasa kantuk yang menggelayut.
Esok harinya, pagi-pagi sekali teman kuliah berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya ke Solo dengan mengendarai mobil Grand Max dengan bak terbukanya. Teriring doa untuk perjalanannya, kita merasa sangat senang akan silaturahmi ini. *** [031116]

Read More »

Back up dan Cleaning Data Survey Baseline

0 Comments
Setelah rangkaian pelaksanaan pengumpulan data di lapangan (field works implementation) pada survey baseline selesai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan back up data dari Tablet yang telah digunakan untuk wawancara oleh para enumerator di lapangan.



Back up data ini dilakukan di Sekretariat SMARThealth selama 4 hari dari 26 Oktober 2016 hingga 29 Oktober 2016. Kemudian data dari hasil back up itu diserahkan kepada Sujarwoto, S.IP, M.Si, MAP, Ph.D selaku peneliti SMARThealth yang menjadi Team Leader dalam program SMARThealth di Indonesia. Setelah itu data kemudian dikirimkan ke dr. Asri Maharani, MARS, Ph.D, principal investigator (peneliti utama) SMARThealth. yang berada di Universitas Manchester untuk dilakukan cleaning data.


Cleaning data ini memakan waktu hingga 11 November 2016 atau hampir satu bulan lamanya. Setelah proses cleaning data, diketahui terdapat 11.105 individu berumur 40 tahun ke atas. Dari populasi itu, teridentifikasi sejumlah 3.368 individu yang highrisk (memiliki risiko tinggi). *** [291016]

Read More »

Purnatugas Enumerator Survey Baseline

0 Comments
Pada bulan Oktober 2016 masa pengumpulan data screening yang dilakukan oleh enumerator selesai sudah. Antara satu tim dengan tim yang lain yang bertugas dalam collecting data Survey Baseline SMARThealth ini tidaklah bersamaan mengingat target capaian respondennya berbeda-beda.
Tim Sidorahayu berhasil menyelesaikan screening Desa Sidorahayu pada 10 Oktober 2016 kemudian membantu Tim Kepanjen selama 5 hari. Enumerator mereka berbondong-bondong moving ke Kepanjen untuk bergabung dengan Tim Kepanjen yang targetnya lebih banyak daripada Tim Sidorahayu.
Tim Karangduren berhasil menyelesaikan screening Desa Karangduren pada 14 Oktober 2016. Lalu mereka moving ke Kepanjen untuk membantu Tim Kepanjen selama 6 hari. Setelah itu mereka lanjut membantu Tim Sepanjang yang juga kewalahan karena sasarannya juga lumayan banyak.
Tim Kepanjen merampungkan screening di Kelurahan Kepanjen pada 24 Oktober 2016. Di tengah-tengah menyelesaikan Kepanjen, Tim Kepanjen juga mengisi kekosongan akan janjian dengan responden dengan membantu Tim Sepanjang selam 2 hari, yaitu pada 20 dan 21 Oktober 2016.
Tim Sepanjang berhasil menyelesaikan screening Desa Sepanjang pada 21 Oktober 2016. Dalam menyelesaikannya, Tim Sepanjang dibantu oleh semua tim yang bertugas dalam Survey Baseline ini.
Dalam survey ini, setiap tim yang telah merampungkan tugasnya di lapangan harus menyelesaikan laporannya ke Sekretariat SMARThealth, seperti laporan keuangan, mengembalikan alat-alat kesehatan yang digunakan oleh tim, foto-foto lapangan tim, dan laporan karakteristik desa menurut sudut pandang enumerator serta back up data yang ada di tablet enumerator.
Biasanya yang melaporkan adalah supervisornya dengan didampingi oleh beberapa enumeratornya. Setelah laporan selesai dan diterima oleh Sekretariat SMARThealth, mereka pun bergegas memesan tiket untuk kepulangan para enumerator ke daerahnya masing-masing. *** [251016]

Read More »

Kunjungan Personil Tim SOFIA Lainnya

0 Comments
Sehari setelah kunjungan Personil Tim SOFIA (Slamet Hariono dan Khairun Nidam), hari ini Selasa, 11 Oktboer 2016 Sekretariat SMARThealth kembali mendapat kunjungan dari enumerator Survey on Financial Inclusion and Acces (SOFIA) yang sedang bertugas di Kepanjen, Malang.



Mereka adalah Yanida Ekawati dan Erwan Achmadi. Kebetulah wilayah pencacahan mereka ada di Kepanjen. Jadi, sangatlah dekat dengan Sekret. Kedua enumerator ini juga sudah tak asing lagi bagi penghuni Sekret. Karena mereka pernah bersama terlibat dalam sebuah penelitian bidang kependidikan yang kala itu ber home base di Surabaya.



Seperti biasa, kita akan ngobrol masalah lapangan atau tema-tema survey lainnya. Kenangan, pengalaman, suka duka, dan harapan. Inilah yang menjadi kekhasan bila petugas lapangan sedang berkumpul. “My field, my adventure.”  *** [111016]

Read More »

Personil Tim SOFIA berkunjung ke Sekretariat SMARThealth

0 Comments
Lima hari setelah kedatangan Tim Listing SOFIA ke Sekretariat SMARThealth (biasa disebut dengan Sekret saja), kembali Sekret mendapat kunjungan dari enumerator Survey on Financial Inclusion and Access (SOFIA) yang sedang melakukan screening di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan (10/10/2016).
Kedua personil itu bernama Slamet Hariono dan Khairun Nidam. Mereka bertandang ke Sekret ba’da Maghrib. Kebetulan kedua personil itu sudah tak asing lagi bagi kami karena kami pernah terlibat dalam The Study of the Tsunami Aftermath and Recovery (STAR) di Aceh. Sehingga, pertemuan itu terasa nostalgia saja.



Mereka singgah ke Sekret karena kebetulan mereka mendapatkan wilayah pencacahan (wilcah) di selatan Kepanjen, seperti Bantur, Pagak, Donomulyo, dan sebagainya. Ketika mereka bertugas di sekitar selatan Kepanjen, mereka pulangnya ke basecamp melewati Sekret. Jadi, mereka menyempatkan diri mampir.
Seperti biasa, bila bertemu antar petugas lapangan dalam dunia survey selalu banyak pembicaraan lapangan atau proyek-proyek survey yang ada. Hal ini sudah lumrah, informasi lapangan atau proyek memang sangat diperlukan oleh petugas lapangan. Karena dari sinilah memang keberlangsungan petugas lapangan bisa berkembang. Istilah kerennya adalah jejaring atau networking.
Atau, kalau dalam istilah religiusnya dikenal dengan silaturahmi. Silaturahmi ini sangatlah dianjurkan. “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah dia menyambungkan silaturahim.” (HR. Bukhari & Muslim) *** (101016)

Read More »

Kedatangan Tamu dari Tim SOFIA

0 Comments
Pada hari Rabu, 5 Oktober 2016 menjelang petang, Sekretariat SMARThealth kedatangan enumerator Survey on Financial Inclusion and Access (SOFIA). Kebetulan enumerator itu sedang bertugas di sekitar Malang, Jawa Timur sehingga mereka berkesempatan silaturahmi ke Sekretariat SMARThealth. Sudah jamak, apabila enumerator sedang bertugas di lapangan senantiasa melakukan komunikasi antar jejaringnya.



Tujuannya untuk mempererat sesama petugas lapangan di bidang survey, dan sekaligus memperluas jaringan untuk memperoleh informasi survey yang sedang berlangsung atau yang bakal dilaksanakan.
Sebagai penghuni Sekretariat SMARThealth, kita merasa senang sekali atas kedatangan Tim SOFIA, yang sekaligus bisa berjumpa juga dengan enumerator SMARThealth wilayah Kepanjen. Silaturahmi itu biasanya dimanfaatkan untuk acara kangen-kangenan perihal dunia lapangan dalam semesta  survey atau penelitian.
Situasi seperti ini yang biasanya menjadi bagian dari memori enumerator dalam berkelana mencari data, dan sekaligus ‘saudara’. *** [051016]

Read More »

Kerja Bakti Kampung

0 Comments
Kerja bakti merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik dan memperindah lingkungan. Biasanya kerja bakti dilakukan setiap hari libur oleh masyarakat. Karena kerja bakti itu dilakukan kelompok, maka dari itu menunggu waktu yang tepat, yaitu para pelaksana kerja bakti itu libur dan benar-benar longgar, tidak ada kegiatan.
Pada hari Ahad, 18 September 2016 Sekretariat SMARThealth berpartisipasi dalam kerja bakti yang diselenggarakan oleh RT setempat. Kebetulan kerja bakti itu berpusat di Dusun Lemah Duwur, Desa Dilem, yang lokasinya berdekatan dengan posisi Sekretariat SMARThealth..
Banyak hal yang dilakukan dalam kegiatan kerja bakti itu di antaranya adalah membersihkan selokan dan saluran air agar tidak tersumbat atau menggenang. Jika selokan mampet karena terhalang oleh tanaman yang tumbuh rimbun di selokan akan mengganggu aliran air. Genangan air tersebut bila tidak diwaspadai akan menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak, terlebih di tengah musim hujan yang sedang berlangsung.
Hal ini dikawatirkan akan mendatangkan sejumlah penyakit yang diakibatkan dari nyamuk yang ada di comberan selokan tersebut, dan jika sudah menyebar maka akan menjadikan kampung itu sendiri terancam oleh penyakit.
Oleh karena itu tatkala mendapat undangan untuk melakukan kerja bakti, personil yang mendiami Sekretariat bergabung dengan tetangga atau masyarakat sekitar untuk kerja bakti. Dengan kerja bakti itu diharapkan kampung menjadi bersih dan terhindar dari berbagai penyakit. Hal ini tentunya selaras dengan sebuah ujaran yang menggambarkan perlunya sehat untuk masyarakat:

“Health is not everything but without it nothing.”
(Kesehatan tidak segalanya tapi jika tidak sehat, apalah artinya)

***








Read More »

Tim Penelitian SMARThealth

0 Comments
Dalam menjalankan program SMARThealth ini, terdapat struktur organisasi yang terdiri dari personil yang memiliki tugas dan peran masing-masing dalam menyukseskan program tersebut. Personil tersebut tergabung dalam sebuah struktur yang bernama Tim Penelitian SMARThealth Extend Indoneisa.

Lazimnya sebuah organisasi penelitian, organisasi ini terdiri dari peneliti utama (principal investigator), peneliti pendamping (co-principal investigator), anggota peneliti, surveyor (petugas pengumpulan data), dan sekretariat. Karena program SMARThealth ini merupakan sebuah penelitian besar (large survey) maka dalam struktur itu ditambah dengan steering committee (SC).

Steering committee adalah komite atau panitia pengarah yang terdiri dari sekelompok orang yang memiliki kredibilitas tertentu yang ditunjuk dan diangkat berdasarkan keputusan dan mempunyai tugas memberikan pengarahan tentang konsep/pola/bentuk penyelenggaraan penelitian ini (detil personil, klik di sini).

Investigator adalah seorang ilmuwan (scientist) yang mengabdikan dirinya untuk melakukan penelitian. Ada investigator yang terlibat sangat aktif dalam penelitian ini. Mereka dikenal dengan principal investigator (peneliti utama) dan co-principal investigator (peneliti pendamping). Mereka inilah yang juga terlibat aktif dalam diskusi dengan steering committee dan sekretariat (detil personil klik di sini).

Sedangkan, sekretariat adalah satuan organisasi atau lembaga yang melaksanakan jasa-jasa perkantoran dalam bidang ketatausahaan dan sekaligus menghandle program SMARThelath di lapangan (detil personil klik di sini). *** [150616]

Read More »

Memasuki Sekretariat SMARThealth

0 Comments
Sebelum memiliki Sekretariat, Supervisor Program bersama peneliti SMARTHhealth berkeliling untuk mencari kontrakan rumah yang akan digunakan sebagai Sekretariat atau biasa disebut dengan Sekret. Setiap hari berkeliling untuk melakukan kunjungan ke berbagai puskesmas, ponkesdes maupun Dinkes untuk persiapan turun lapangan, hari itu juga menyempatkan diri untuk menemukan bangunan rumah yang disewakan dan sesuai untuk dijadikan Sekret atau site office bagi SMARThealth.
Selama pencarian itu, dulunya Supervisor Program sempat tidur di UB Guest House, dan kemudian kost di sebelah selatan Puskesmas Kepanjen. Namun, setelah mendapatkan kontrakan pada 11 Juli 2016, Supervisor Program mulai memasuki dan menempati bangunan rumah yang lumayan besar dan berhalaman luas ini pada 15 Juli 2016.
Semula hanya berisi tempat tidur lipat saja, kemudian secara bertahap Sekret mulai diisi layaknya sebuah kantor. Karena kelak dari Sekret ini, pengelolaan program SMARThealth akan diimplementasikan. Ada meja untuk meeting, white board, laptop, printer, almari, meja kerja, infocus, tempat tidur spring bed, perlengkapan dapur, TV, dan dispenser.
Geliat Sekret semakin terasa,, seiring dengan semakin padatnya kegiatan yang berjalan dalam program SMARThealth. Mulai dari intervention baseline survey, intervention baseline cadres, control baseline survey, SMARThealth intervention, qualitative process evaluation hingga endline survey.
Sampai berakhirnya grant ini, yaitu 30 April 2016, Sekret masih berjalan aktivitasnya sampai sekarang. Hal ini karena adanya kegiatan-kegiatan lain yang masih berkenaan dengan SMARThealth, seperti suvey kepatuhan minum obat di 4 desa baseline, dan survey sebab kematian bagi responden SMARThealth, atau yang dikenal dengan Otopsi Verbal. Otopsi Verbal dilaksanakan di 8 desa, yaitu 4 desa baseline dan 4 desa kontrol. *** [150716]


Foto Sekretariat SMARThealth

Sekret dari depan setelah pagar

Sekret dari depan kiri

Sekret dari depan tengah

Sekret dari depan kanan

Sekret dari lantai atas garasi

Sekret dari garasi

Pintu masuk sekret dari depan

Meja Koordinator Program

Meja Project Administration


Read More »